Sabtu, 24 April 2010

Konsep Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berkualitas

   Konsep sumber daya manusia (human resource) berkembang ketika diketahui
dan disadari bahwa manusia itu mengandung berbagai aspek sumber daya bahkan
sebagai sumber energi. Manusia tidak hanya berunsur jumlah, seperti terkesan dari
pengertian tentang penduduk, tetapi juga mutu, dan mutu ini tidak hanya ditentukan
oleh aspek keterampilan atau kekuatan tenaga fisiknya, tetapi juga pendidikannya
atau kadar pengetahuannya, pengalaman atau kematangannya, dan sikapnya atau
nilai-nilai yang dimilikinya.

  Kemudian apa yang dimaksud dengan pengembangan sumber daya manusia?
Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan
pengembangan sumber daya manusia atau human resources development (HRD)
secara makro adalah suatu proses peningkatan kualitas atau kemampuan manusia
dalam rangka mencapai suatu proses peningkatan kualitas atau kemampuan manusia
dalam rangka mencapai suatu tujuan pembangunan bangsa. Dan secara mikro, dalam
arti di lingkungan suatu unit kerja (departemen atau lembaga-lembaga yang lain),
maka sumber daya yang dimaksud adalah tenaga kerja, pegawai atau karyawan (employee).

  Maka yang dimaksud dengan pengembangan sumber daya manusia
adalah suatu proses perencanaan pendidikan, pelatihan dan pengelolaan tenaga atau
karyawan untuk mencapai suatu hasil yang optimal.
Ahmad Sanusi mengemukakan jika abad silam disebut abad kualitas
produk/jasa, maka masa yang akan datang merupakan abad kualitas SDM.Sumber
daya manusia yang berkualitas dan pengembangan kualitas SDM bukan lagi
merupakan isu atau tema-tema retorik, melainkan merupakan taruhan atau andalan
serta ujian setiap individu, kelompok, golongan masyarakat, dan bahkan setiap
bangsa.

  Pengembangan SDM adalah proses sepanjang hayat yang meliputi berbagai
bidang kehidupan, terutama dilakukan melalui pendidikan. Jika dilihat dari sudut
pandang ekonomi, peningkatan kualitas SDM lebih ditingkatkan pada penguasaan
pengetahuan, keterampilan, dan teknologi yang dibutuhkan oleh dunia kerja dalam
upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas proses produksi dan mempertahankan
keseimbangan ekonomi.

  Pengembangan SDM berkualitas adalah proses kontekstual, sehingga
pengembangan SDM melalui upaya pendidikan bukanlah sebatas menyiapkan
manusia yang menguasai pengetahuan dan keterampilan yang cocok dengan dunia
kerja pada saat ini, melainkan juga manusia yang mampu, mau, dan siap belajar
sepanjang hayat.

  Program peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan akan memberikan
manfaat pada lembaga berupa produktifitas, moral, efisiensi kerja, stabilitas, serta
fleksibilitas lembaga dalam mengantisipasi lingkungan, baik dari dalam maupun dari
luar lembaga yang bersangkutan. Fungsi dan orientasi pendidikan dan peningkatan
kualitas SDM telah dibuat dalam suatu kebijakan Depdiknas dalam tiga strategi
pokok pembangunan pendidikan nasional, yaitu:
1) Pemerataan kesempatan
pendidikan,
2) Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan
3) Peningkatan
kualitas manajemen pendidikan.

 Dari batasan ini dapat disimpulkan bahwa proses pengembangan sumber daya
manusia itu terdiri dari perencanaan (planning), pendidikan dan pelatihan (education
and training), dan pengelolaan (management).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar